Warga Tiyuh Penumangan Perbaiki Jalan Provinsi Yang Berlubang Dan Sering Memakan Korban

  • Bagikan

 

Panaragan,RB.co.id- Warga Tiyuh Penumangan Suku 05 Rt 12 bergotong royong memperbaiki jalan Provinsi yang ada ditiyuh Penumangan mengingat jalan tersebut jalan menuju kantor Pemerintah daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dan kini rusak sehingga menimbulkan jalan berlubang dengan diameter panjang 1,5 meter.

Pasalnya jalan berlubang tersebut sering menimbulkan kecelakaan yang membuat pengendara motor mengalamai luka mulai dari luka ringan sampai berat,melihat sering memakan korban akhirnya warga berinisiatif bergotong royong dengan bahan baku seadanya.

Baca Juga =  Dika Bocah Disabilitas Pemain Film Cerita Pendek Pepurnas RI, Ditunjuk Satu-satunya Di Lampung Dapat Baperlahu.

Ridwan Muluk salah’ satu masyarakat yang ikut bergotong royong perbaikan jalan setempat dengan bahan baku seadanya dan dengan dana pribadi masyarakat setempat.

“Jalan itu sudah lama rusak pak, tetapi seolah-olah tidak dilihat oleh pemerintah, sudah banyak korban kecelakaan yang disebabkan oleh jalan itu ,maka dari itu kami masyarakat tiyuh penumangan suku 05 RT 12 berinisiatif memperbaiki jalan dengan bahan baku seadanya”ungkap Ridwan Muluk,jum’at (20/11/2020).

Baca Juga =  Hindari Gangguan Kamtibmas Polsek Lambu Kibang Sambangi Sekolah MAN 2

Lanjutnya, pria yang akrab dipanggil ditiyuhnya dengan sebutan Amin Raiz tersebut berharap pemerintah daerah maupun provinsi dapat segera melihat kondisi jalan tersebut mengingat bahan baku yang digunakan memperbaiki hanya menggunakan bahan semen dan batu.

“Ya kami masyarakat sudah memperbaiki tetapi sifatnya sementara karna bahan baku hanya menggunakan semen dan batu” pastinya tidak bertahan lama ,agar kiranya pemerintah dapat segera turun ke lokasi dan memperbaiki dengan sewajarnya.(L/TOm)

Baca Juga =  Tak Terima Direkam Saat Berduan Didalam Mobil, Oknum Pejabat Tubaba Rampas HP Warga

 

Editor: Acon┬Ęg

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.