Tim Gabungan Satpolair Polda Jambi Dan Polsek Rawajitu Selatan Amankan Dalang Perompakan kapal

  • Bagikan

RB,Co.id

Tulang Bawang, RB.co.id- Jajaran Polsek Rawa Jitu Selatan bersama Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Tanjab Timur, Polda Jambi, berhasil amankan pelaku utama tindak pidana perompakan kapal.

Hal itu disampaikan Kapolsek Rawa Jitu Selatan Iptu Wagimin mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK mengatakan, penangkapan terhadap pelaku ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B-34/VIII/SPK/Res Tanjab Timur, tanggal 13 Agustus 2020.

“Pelaku ini merupakan pelaku utama dan pimpinan para pelaku yang melakukan tindak pidana perompakan kapal, yang terjadi hari Rabu (12/08/2020), sekira pukul 20.00 WIB, di wilayah perairan ambang luar laut wilayah hukum Polres Tanjab Timur,” kata Iptu Wagimin, Senin (21/09/2020).

Baca Juga =  Tak Miliki Riwayat Perjalanan Luar Daerah Warga Tubaba Kembali Terpapar Covid-19

Kapolsek juga menambahkan untuk tindak pidana perompakan kapal tersebut berada pada titik koordinat 00°48.551’S 104°02.483’E.

Berbekal laporan polisi yang dibawa oleh petugas Satpolair Polres Tanjab Timur, petugasnya bersama-sama melakukan penyelidikan untuk mencari tahu dimana keberadaan pelaku utama tindak pidana perompakan kapal.

Dan hasil kerja keras dan keuletan petugas dilapangan, hari Sabtu (19/09/2020), sekira pukul 01.00 WIB,dalang dari perompakan kapal ini berhasil ditangkap saat sedang bersembunyi di perairan Kampung Kuala Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.

Baca Juga =  Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil 5 Bulan, Pelaku Akhirnya Menyerahkan diri ke Mapolsek Banjar Agung

“Adapun identitas pelaku berinisial SA als AI (44), berprofesi nelayan, warga Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi,” ujar Iptu Wagimin.

Setelah berhasil diamankan, selanjutnya pelaku berinisial SA als AI langsung dibawa oleh petugas menuju ke Mako Satpolair Polres Tanjab Timur guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku ini akan dijerat dengan Pasal 439 KUHPidana tentang tindak pidana perompakan kapal, diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan atau Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan, diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun.(Red)

Baca Juga =  Dinas PUPR Tanggapi Keluhan Warga Terkait Kerusakan Ruas Jalan di Mesuji

 

Editor:Tom(@)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.