banner 1040x250

banner 728x250

Terkuaknya Pemalsuan Tanda Tangan dan Penggelapan Siltap Dilakukan oleh Oknum Carik Tiyuh Sido Agung

Tulang bawang barat,Rumahberita.co.id – Pemalsuan tanda tangan dan menggelapkan dana Siltap Gaji Aparatur Tiyuh Sido Agung atas nama Suroto dilakukan oleh Oknum Sekretaris Tiyuh (Carik) Tiyuh Sido Agung, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Kamis (29/9/22).

Terkuaknya Perbuatan oknum Carik ini saat Aparatur Tiyuh Suroto yang menjabat Kaur Perencanaan mengakui bahwa dirinya sudah tidak bekerja sebagai aparatur Tiyuh Sido Agung dari tahun 2021.

Suroto menegaskan sejak bulan Juli 2021 dirinya tidak lagi mendapatkan Siltap gajinya sebagai aparatur tiyuh Sido Agung hingga juli tahun 2022 (12 Bulan).

“Saya mengundurkan diri dari bulan 8 tahun 2021, namun secara lisan dan pada September 2022 ini baru secara tertulis,” kata Suroto.

Suroto menyayangkan atas perbuatan oknum yang telah memalsukan tanda tangan dirinya untuk mendapatkan gaji atas nama dirinya.

“Saya kan merantau ke jambi, kok bisa gaji saya tetap mengalir, padahal saya tidak tanda tangan dan menerima uang gaji itu sampai sekarang,” jelasnya.

Seharusnya jabatan dirinya diganti orang lain bukan diperalat untuk menggelapkan gaji bahkan sampai memalsukan tanda tangan dirinya.

Sementara itu, Ketut Parse Carik Sido Agung mengakui adanya gaji milik aparatur Tiyuh atas nama Suroto tersebut.

Dirinya mengklaim bahwa gaji Siltap milik Aparatur Tiyuh Suroto tersebut hanya diberikan Dua bulan saja dan yang lainnya selama 10 bulan dirinya berdalih untuk kepentingan Tiyuh Sido Agung.

“Uangnya sudah terkumpul rencananya besok kita ketemu dengan keluarga Suroto yg bersangkutan. Hari ini gak jadi karena menghadiri undangan dari provinsi,” kata Parse saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Sangat disayangkan perilaku oknum Carik Tiyuh Sido Agung menggelapkan gaji aparatur Tiyuh dan melakukan pemalsuan tanda tangan SPJ gaji, dikarenakan perbuatan oknum Carik tersebut diduga telah melanggar Hukum.

“Di pake untuk operasional tiyuh,” ucap Parse.

Sementara itu PJ Kepalo Tiyuh Sido Agung tidak mengetahui terkait Persoalan tersebut.

“Kalau saya baru menjabat jadi tidak tahu apa apa, coba dikonfirmasikan langsung ke carik pak Parse, nanti saya coba juga komunikasi ke dia,” kata Jupri saat dikonfirmasi melalui via Selulernya.

Terpisah, saat di konfirmasi di kantornya, bendahara Tiyuh Agung Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat Narto membenarkan bahwa gaji Siltap seluruh aparatur Tiyuh Sido Agung sudah diberikan secara keseluruhan hingga Juli 2022.

“Sudah dikasih gelondongan semua, kita cuma terima SPJ penerimaan gaji mereka saja,ini buktinya,” kata Narto didampingi kepalo Tiyuh Agung Jaya sembari menunjukkan arsip bukti SPJ penerimaan gaji Aparatur Tiyuh.

Dirinya tidak mengetahui secara detail aparatur Tiyuh Sido Agung yang menerima gaji , apalagi ada pemalsuan tanda tangan.

“Yang pasti kami memberikan gelondongan dan menerima SPJ dari mereka, diberikan atau tidak ke aparatur Tiyuh Kami tidak tahu, untuk yang mengambil gaji Sido Agung kepada kami itu pak Parse selama ini, karena Sido Agung secara administratif masih menginduk di Agung Jaya,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *