banner 1040x250

banner 728x250

Sayangkan Kebijakan Pengelola Pasar Modern Pulung Kencana, KADIN Tubaba: Lakukan Pengkajian Secara Luas dan Dalam

TULANG BAWANG BARAT, RUMAHBERITA.CO.ID – Yudistira Panduwinata, SIP Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung menyesalkan kebijakan pengelola pasar modern Pulung Kencana dengan melakukan pemindahan bagi para pedagang wahana permainan.

Menurutnya, kebijakan yang diambil pengelola pasar modern tidak Efisien sehingga berdampak lumpuh nya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang selama ini sudah berjalan dengan baik.

“Kebijakan pemindahan Usaha atau pedagang kecil dan permainan anak-anak di pasar Pulung Kencana, sebaiknya dikaji ulang oleh pengelola pasar, duduk bersama atau berembuk dengan para pedagang merupakan hal yang positif bagi pengelola juga kesejahteraan para pedagang. Jangan lah langsung memutuskan pindahkan mereka (pedagang) tanpa ada dasar pengkajian secara meluas dan dalam,” kata Yudistira melalui via Cellulernya. Selasa(24/1/23).

Menurutnya, banyak faktor lain yang penting untuk diperhatikan. Salah satu contohnya dari sisi keselamatan dan kenyamanan konsumen juga mesti diperhatikan.

“Apalagi suasana malam hari, saya rasa pribadi lebih sedap dipandang mata jika pasar pulung kencana terlihat ramai warga di lokasi-lokasi lahan bebas terbuka seperti di lantai satu dan halaman parkir. Lebih senang saja melihat suasananya, mungkin terlebih lagi bagi para pelancong dari luar Kabupaten Tubaba yang sekiranya singgah, maka akan lebih memanjakan mata,” tegasnya.

Dirinya berharap pengelola pasar modern tidak mengedepankan ego sendiri, dikarenakan para pedagang wahana permainan tentunya sudah mengikuti prosedur yang telah ditetapkan seperti pembayaran bulanan yang lancar ,yang lebih disayangkan setoran bulanan itu tidak diakui oleh pengelola pasar modern, lantas kemana anggaran yang dipungut pengelola pasar modern selama ini untuk peningkatan PAD.

“Saran saya, bagi pengelola pasar ditingkatkan lagi kepekaannya untuk bisa berkompromi terkait kebijakan-kebijakan yang berdampak langsung bagi para pedagang. Sederhananya untuk kedepan lebih sering ngobrol santai bareng begitu,” pungkasnya.

 

Penulis: RedEditor: Azzahra Pujaswari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *