Sampah Pasar Menggunung, Warga Keluhkan Aroma Tak Sedap

  • Bagikan

OKI, RB.CO.ID– Warga yang berlokasi di Lorong Kabul, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) keluhkan bau tak sedap yang berasal dari tumpukan sampah pasar yang menggunung.

Terpantau sampah sayuran dan sampah rumah tangga yang tak jauh dari Klinik Bidan Elsi ini sempat membusuk dikarenakan sudah beberapa hari belum juga diangkut oleh petugas kebersihan.

Menurut keterangan warga setempat, Topik, semakin hari sampah itu semakin bertambah banyak, bahkan ada sebagian tercecer dijalan. “Ini diduga disebabkan lambanya pihak kebersihan mengangkut sampah ini dari penampungan, “ungkapnya didampingi sejumlah pedagang pasar yang juga mengeluhkan hal tersebut, di lokasi, Sabtu (26/12/20).

Baca Juga =  Melalui Aparat Kampung, GGF Salurkan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat

Belum lagi menurutnya, jika sampah ini di biarkan semakin menumpuk, kalau hujan bisa mengandung air yang mengeluarkan aroma tak sedap bahkan bisa jadi sarang nyamuk. “Kalau bisa ya segera dibersihkan, kami yang dekat sampah tidak tahan menghirup baunya,”ucapnya.

Sementara ketika dikonfirmasi melalui via ponselnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten OKI, Alamsyah melalui Kabid Persampahan, M. Soleh mengatakan bahwa pihaknya belum bisa mengangkut sampah yang dimaksud, karena terkendala pembangunan aurning milik Dinas Perdagangan yang belum selesai.

Baca Juga =  Di Usianya Yang Ke-17 Wagub Chusnunia Berharap Himpaudi Dapat Menjadi Wadah Perjuangan bagi Guru-Guru PAUD

“Di dekat penampungan atau kontener sampah itu saat ini tengah dibangun aurning atau atap jalan pasar, jadi untuk sementara pengambilan dan pengangkutan contener sampah di tempat itu menjadi terhambat karena terhalang pembangunan,”ujar Soleh.

Sambungnya, Untuk lebih detilnya silakan kordinasi ke UPTD pasar. “Dan perlu diketahui DLH OKI tugasnya hanya mengangkut kontener yang sudah berisi sampah, ” jelasnya.

Karena menurutnya, untuk kebersihan sampah pasar adalah tugas dari UPTD pasar, sekaligus terkait penarikan distribusi sampah bukanlah DLH melainkan UPTD pasar.

Baca Juga =  Gubernur Arinal Jadi Orang Pertama di Lampung Penerima Tujuh Pecahan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 

“Besok hal ini segera kita rapatkan bersama pihak UPTD pasar untuk dicarikan solusinya, “tutup Soleh. (tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.