Polres Tanggamus Amakan 2 Begal Yang Sekaligus Bandar Sabu

  • Bagikan

 

Tanggamus,RB.co.id – Seorang diduga bandar sabu bernama AY (35) yang juga diduga pelaku kasus pencurian dengan kekerasan (Curas)/begal ditangkap Satresnarkoba Polres Tanggamus.

Selain AY, petugas kepolisian juga menangkap JS (35) seorang oknum honorer SD di Wonosobo, sebab ia sedang memecah dan mengkonsumsi di rumah AY di Pekon Raja Basa, Bandar Negri Semong (BNS), Tanggamus.

Dari penangkapan tersebut, turut diamankan barang bukti sabu seberat 17,54 gram yang dikemas 6 klip besar dan 20 plastik klip ukuran kecil, timbangan digital, 3 handphone danb1 bundle plastik klip berisikan plastik klip kosong dari tangan AY.

Kemudian dari tangan JS yang juga merupakan warga Pekon Raja Basa, BNS berhasil diamankan barang bukti berupa plastik klip ukuran kecil berisi sabu, 2 pipa kaca / pirek bekas pakai dan satu unit handphone.

Baca Juga =  ASN Gugat Bupati Lamsel Ke PN, Sekda Thamrin Pilih Bungkam

Uniknya, guna mengelabui petugas yang tiba-tiba masuk ke rumahnya, tersangka AY menyembunyikan sabu di canting wadah beras yang berada di dapur rumahnya.

Wakapolres Tanggamus Kompol Heti Patmawati, SH. SIK mengungkapkan, kedua tersangka ditangkap berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa di sebuah rumah yang terletak di Pekon Raja Basa sering digunakan untuk bertransaksi dan mengkonsumsi Narkoba.

“Keduanya ditangkap pada Sabtu (21/11/20) pukul 13.30 Wib, setelah menerima informasi masyarakat,” ungkap Kompol Heti Patmawati mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK, Senin (23/11/20).

Lanjut, saat penggerebekan tersebut, kedua tersangka diduga sedang memecah dan mengkonsumsi sabu sebab banyak plastik kosong berserakan diduga hendak dibuang saat petugas masuk ke rumahnya.

Baca Juga =  Bupati Mesuji Berikan Bantuan Kepada Warga Desa Labuhan Permai yang Terdampak Banjir

“Keduanya tersangka sedang memecah dan mengkonsumi sabu. Kemudian juga dilakukan penggeledahan ditemukan sabu dalam jumlah banyak yang disembunyikan di canting beras dapur rumah AY,” ujarnya.

Menurut Wakapolres, adapun peran masing-masing tersangka, yakni AY berperan sebagai bandar sabu sementara honorer berperan sebagai kurir.

“Hasil pemeriksaan sementara, AY berperan sebagai bandar dan tersangka JS berperan sebagai kurir sabu,” ujarnya.

Saat ini terhadap keduanya masih dilakukan pemeriksaan intensif di Satresnarkoba Polres Tanggamus guna mengetahui asal sabu yang dikuasai para tersangka tersebut.

“Kami masih melakukan pengembangan guna mengetahui asal sabu yang dikuasai oleh kedua tersangka,” imbuhnya.

Baca Juga =  Rilis Akhir Tahun, Tren Gangguan Kamtibmas Polres Lampung Utara Tahun 2020 Turun 3%

Wakapolres mengaku, atas informasi bahwa tersangka AY merupakan pelaku Curas. Satresnarkoba telah berkoordinasi dengan Satreskrim.

“Menurut info dilapangan tersangka AY juga merupakan pelaku Curas Begal, untuk itu masih dilakukan pengembangan,” ujarnya.(L/RS/AS)

 

Editor:Acong

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.