Polres Metro Bekasi Melarang Kerumunan Selama PPKM

  • Bagikan

Polres Metro Bekasi Melarang Kerumunan Selama PPKM

BEKASI, Rumahberita.co.id – POLISI Giat dan Gencar dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid 19 di Kabupaten Bekasi. Polres Metro Bekasi melakukan operasi yustisi penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) ketika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Untuk tujuan tersebut Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, AKBP Ojo Ruslani, S. Sos, M.Si., Minggu (17/1) bersama anggotanya pun melakukan patroli ke beberapa tempat.Tentu yang biasa di gunakan masyarakat untuk tempat berkerumun.

Begitu sampai di tempat yang dituju, yakni Taman Sehati yang berada di Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, kedapatan warga yang sedang berkerumun. Maka dengan sigap, petugas yang dipimpin Ojo mengambil tindakan tegas dan membubarkan kerumunan. Agar warga segera pulang ke rumah masing masing.

Baca Juga =  Kasus Kepemilikan Saham PT. Metro Mini Belum Menemui Titik Terang

Selain Taman Sehati, petugas kepolisian kemudian menyisir wilayah industri Jababeka Cikarang. Ketika di tengah perjalanan, petugas juga mendapati kerumunan masa di salah satu cafe yang berada di Movie Land Cikarang.

“Patroli ini kami lakukan berawal dari laporan masyarakat tentang adanya kerumunan massa di beberapa tempat”. Sehinga kami pun langsung mengecek ke lokasi tersebut. Dan kami mendapati adanya kerumunan massa, kemudian langsung mengambil tindak dengan cara membubarkan,” tegas Ojo.

Baca Juga =  Panglima Dan Menhub Gunakan KRI Jhon Lie (358) Bergerak ke TKP Tragedi Pesawat Sriwijaya

Lanjut Ojo, karena saat ini masih dalam masa PPKM. Maka kegiatan masyarakat atau pengusaha kuliner dibatasi, khususunya di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kami berharap, seluruh masyarakat terutama warga Kabupaten Bekasi. Bisa menjalankan protokol kesehatan serta ketentuan dalam PPKM,” ujarnya.

Ojo juga menjelaskan, dalam PPKM, salah satu aturan-nya adalah, bahwa para pengusaha kuliner hanya boleh melayani makan-minum 25 persen dari kapasitas biasanya yang boleh makan ditempat. Dan sisanya layanan pesan antar atau COD. Bani Abdullah

Baca Juga =  Diskusi Daring Pergerakan Indonesia Maju, Senior INDEF Singgung Utang Negara
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.