Pepung Adat Marga Empat Tulang Bawang, Kapolres Tubaba Masuk Suku Adat Lampung

  • Bagikan

PANARAGAN,Rb.co.id — Pepung Adat Marga Empat Tulang Bawang, yang berlangsung di kediaman Hi. Herman Artha RM, S.I.Kom., M.M. ketua Federasi megow pak Tulang Bawang mengangkat Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP. Hadi Saepul Rahman, S.I.K. menjadi Suku Adat Lampung. Senin (11/1/2021).

Kapolres Tubaba mengatakan ia di kukuhkan melalui Pepung Adat dan masuk dalam warga Panaragan Marga Tegamoan, Megow Pak Tulang Bawang. Yang dihadiri oleh para tokoh Adat Megow Pak Tulang Bawang.

“Ya saya masuk suku Lampung melalui Pepung adat,” Kata Hadi Saepul Rahman.

Setelah melalui berbagai acara Adat Suku Lampung maka Kapolres Tubaba resmi disahkan menjadi adik ketua Federasi Megow Pak Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Baca Juga =  TP PKK Lamteng Hadiri Silaturahmi Ibu Nyai se- Indonesia pada Muktamar Ke 34

“Saya diangkat menjadi adik pak Herman Artha, dengan Marga pak Herman Arta Tiyuh Panaragan, Gelar saya Tuan Pati Negara sementara untuk Istri saya Tuan Pembina,” jelasnya.

Dengan menaruh harapan bisa selalu menjalin silaturahmi kepada masyarakat Tubaba, dan dirinya mengungkapkan perasaan senang bisa masuk Adat Lampung Marga Tegamoan.

“Atas izin Allah dengan ini saya sudah masuk menjadi Suku orang Lampung Panaragan, saya senang dan bahagia sekali bisa masuk Suku Lampung, semoga kedepannya terus menjalin silahturahmi dengan warga Tubaba, bimbingan perilaku Adat Lampung tentunya masih saya harapkan dengan kakak saya Herman Artha kedepannya,” ujarnya.

Baca Juga =  Bupati Lamteng Lakukan Pengecekan Kebutuhan Logistik Pilkakam Serentak 24 Agustus 2022

Selepas dari itu, Hi. Herman Artha selaku Ketua Federasi Marga Empat Tulang Bawang Kabupaten Tulang Bawang Barat membenarkan bahwa Kapolres Tubaba masuk Adat Lampung yang bersaudaraan angkat dengannya.

“Ya benar Kapolres masuk adat Lampung, seangkatan bersaudara dengan saya”

Hi. Herman Artha. RM., S.I.kom., M.M. Ketua Federasi Adat Marga Empat Tulang Bawang Glr. Suttan Bintang Marga di dalam pepadun Suttan Bintang Marga Suku Tepuk Darak Tiyuh Panaragan Marga Tegamoan, Hadi Saepul Rahman diberi Gelar Suttan Pati Negara dan nyonyanya diberi gelar Suttan Pembina,” ungkapnya.(L/Tom)

Baca Juga =  Wujudkan Islam Wasathiyah, Gubernur Ajak MUI Bersinergi Menguatkan Peran di Masyarakat

 

Editor:Ario

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.