Penjual Roti Keliling Diduga Jadi Tersangka Pembunuhan Sopir Grab di Kediri

  • Bagikan

Pasuruan,RB.CO.ID — Himawan Eka Febrianto, 26, selama ini dikenal sebagai penjual roti keliling. Dia tinggal di Perumahan Kapuk Harmony, Dusun Klanting, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Namun, dia masih tercatat sebagai warga Kelurahan/Kecamatan Purwosari.

“Kami dapat info dari Polsek Sukorejo bahwa tersangka pelaku pembunuhan sopir Grab itu tinggal di salah satu perumahan di Desa Suwayuwo. Setelah dicek, ternyata benar. Tapi data kependudukannya masih tercatat sebagai warga Kelurahan/Kecamatan Purwosari,” beber Kades Suwayuwo Abdul Mujib, Selasa (2/2/2021).

Saat media mendatangi rumah tersangka, Selasa siang (2/2/2021). Rumah tersebut sepi dan kosong. Hanya sejumlah tetangganya yang lalu lalang di sekitar rumah tersangka.

Berdasarkan informasi tetangga tersangka, Wahyu (32) selama ini tersangka adalah penjual roti keliling. Tiap hari, dia menjajakan roti menggunakan motor.

Baca Juga =  Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Huda, Bupati Parosil Serahkan Bantuan Dana Tunai

“Kami memanggilnya Wawan. Tiap harinya dia jualan roti keliling menggunakan motor,” terang Wahyu.

Menurut Wahyu, sudah dua tahun tersangka tinggal di perumahan itu bersama keluarganya, dia sudah menikah dan memiliki satu orang anak.

Tersangka sendiri berasal dari Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Dia lantas menikah dengan perempuan asal Kelurahan/ Kecamatan Purwosari. Karena itulah, KTP tersangka masih beralamat di Kelurahan Purwosari, meskipun tinggal di Sukorejo.

Selama tinggal di perumahan, tersangka dikenal pendiam dan tidak banyak bicara. Karena itu para tetangga tersangka sempat tidak percaya saat mendengar informasi bahwa Wawan jadi tersangka pembunuhan Moch. Cholis, seorang sopir Grab.

Baca Juga =  Kasatreskrim Polres Pamekasan Enggan Berikan Keterangan Atas Penangkapan 3 Unit Ranmor

“Orangnya pendiam, tidak banyak bicara. Beberapa hari sebelum kejadian, dia sempat ikut kerja bakti bersih-bersih lingkungan perumahan. Jadi kami sempat tidak percaya waktu mendengar dia menjadi pelaku pembunuhan sopir Grab,” lanjutnya.

Setelah ada kabar dugaan pembunuhan sopir Grab, rumah tersangka kosong. Sejak Sabtu (30/1/2021) siang, istri dan anak tersangka pulang ke rumah orang tuanya di Purwosari.

“Wawan sempat curhat ke saya sedang ada masalah ekonomi. Katanya dia belum bayar angsuran rumah di bank beberapa bulan terakhir. Rencananya juga mau pinjam uang,” ungkap Wahyu.

Seperti di beritakan sebelumnya, Nasib nahas dialami Moch Cholis, 30. Pemuda yang diduga menjadi korban pembunuhan, dia bekerja sebagai sopir Grab asal Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga =  Gubernur Apresiasi Pengusulan KH. Ahmad Hanafiah sebagai Pahlawan Nasional Provinsi Lampung

Cholis ditemukan tewas Kamis (28/1/2021), pukul 14.00 WIB. Jasadnya ditemukan di sebuah parit yang ada di tepi jalan. Lokasinya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Jalan ini menghubungkan Kecamatan Purwoasri dan Kecamatan Kujang. (L/Rud)

 

 

Editor : ArioDSanjaya

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.