banner 1040x250

banner 728x250

Pengumpulan KK-KTP Diduga Disalahgunakan, Aktivis Senior Kritisi Panitia JJS Harjad Jatim

PAMEKASAN, RUMAHBERITA.CO.ID – Setelah banyak protes dari kalangan Masyarakat Pamekasan soal Kartu Keluarga- Kartu Tanda Penduduk(KK-KTP), jadi syarat untuk mendapatkan kupon Jalan-Jalan Sehat (JJS) dalam rangka Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang ke-77, yang dipusatkan di Lapangan Gedung Bakorwil Jalan Slamet Riadi no 1 Pamekasan. Minggu (6/11/22).

Kini salah satu aktivis senior Samhari Direktur Idea, juga mengkritisi adanya dugaan kejanggalan pada pelaksanaan JJS tersebut. Sebab kata dia baru kali ini ada kegiatan JJS sekelas acara Jatim syarat untuk mendapatkan kupon JJS bagi peserta wajib mendaftar dengan KK-KTP.

“Ini sangat janggal sekali, soal KK-KTP yang dihimpun oleh pihak panitia lebih dari 5000 orang data KK-KTP, untuk apa ini? Lalu apa kaitannya dengan Kupon doorprize hadiah JJS, apakah setiap peserta JJS yang 6000 orang itu dapat Doorprize tidakkan,” ucapnya kepada melalui sambungan WhatsApp. Senin (7/11/22).

Lanjut Samhari, juga mempersoalkan data by name by address KK-KTP itu biasanya dalam JJS tersebut hanya dibutuhkan bagi pemenang undian saja, bukan pada seluruh peserta yang ikut.

“Soal arsip atau data By Name by address KK-KTP itu sudah menyalahi prosedur, sebab penumpukan data atau penghimpunan berkas itu dikhawatirkan dan patut diduga disalahgunakan untuk program-program yang lainnya. Artinya besar kemungkinan berkas tersebut dibutuhkan seseorang,” jelasnya.

Saya tidak mau membahas soal acaranya, yang pastinya sudah ada izin dan kegiatan tersebut resmi.

“Namun sekali lagi penghimpunan KK-KTP dengan jumlah yang sangat besar kurang lebih dari 6000 orang itu untuk apa,” tandas Samhari?.

Sementara itu Kepala Bakorwil Moh.Gunawan Saleh membenarkan, bahwa KK -KTP merupakan sebagai persyaratan untuk mendapatkan Kupon. Prosesnya dengan cara mendaftar langsung dapat kupon.

“Ya betul KK-KTP itu sebagai syarat untuk mendapatkan kupon. Di hari kedua itu sudah habis kupon sekitar 5000-6000 an,” katanya pasca acara JJS di Lapangan Gedung Bakorwil Jalan Slamet Riadi no 1 Pamekasan. Minggu (6/11/22).

Ditanya soal jumlah peserta yang tidak sampai 6000 peserta JJS, bahkan 1 orang pegang puluhan kupon dan masih banyak warga yang tidak kebagian kupon. Sahrul Gunawan angkat tangan, bahkan dirinya terkesan mengelak itu di luar tanggung jawabnya.

“Iya kalau soal itu saya tidak tau yang penting kami menjalankan sesuai dan transparan. Kalau masalah jumlah peserta yang hadir pastinya sudah sesuai dengan KK-KTP,” terangnya.

Untuk diketahui bersama menurut Sahrul Gunawan, kegiatan JJS pada momen Hari jadi Provinsi Jatim ke -77 menelan anggaran 250 Juta.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan banyak yang sudah setor KK-KTP jauh-jauh hari H-7 pada kenyataannya banyak puluhan warga tidak kebagian kupon. Bahkan pada waktu acara konsumsi untuk peserta banyak yang tidak kebagian.

“Anggaran acara untuk JJS ini berkisar 250 Jutaan termasuk semua Hadiah dan pajaknya. Kalau soal konsumsi itu mungkin dibagikan ke yang tidak dapat kupon atau ke yang lainya,” tutupnya.

 

Penulis: RedEditor: Azzahra Pujaswari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *