Kemendikbud RI Akan Siapkan 200.000 Lebih Kuota Pengangkatan Guru Honorer Di Daerah Tertinggal

  • Bagikan

 

Jakarta,RB.co.id – Dalam mensejahterakan tenaga didik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang dipimpin Nadiem Makarim tengah mempersiapkan pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK (P3K).

Nantinya, sebanyak satu juta guru honorer akan diangkat menjadi PNS. Tak hanya itu, guru honorer tersebut juga akan mengalami kenaikan gaji. Kebijakan tersebut, lanjut Nadiem, akan dilakukan secepat mungkin dalam waktu dekat.

“Kapasitas formasinya cukup banyak untuk guru honorer sampai satu juta formasi,” kata Nadiem Makarim saat berkunjung ke Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur pada Rabu (11/11/2020) lalu.

Dengan akan dilakukannya Pembukaan formasi ini menjadi kesempatan bagi guru honorer, khususnya yang berada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) agar bisa diangkat menjadi PPPK. Sebab, kata Nadiem, pihaknya akan memprioritaskan terlebih dahulu untuk guru-guru honorer yang masih bergaji di bawah standar.

Baca Juga =  Pemkab Mesuji Akan Keluarkan Surat Edaran Minyak Goreng Rp 14.000/liter Khusus di Pasar Rakyat dan Tradisional

“Untuk guru-guru honorer yang sudah bergaji Upah Minimum Regional (UMR) agar menahan diri dulu,” ungkap Nadiem.

“Kita fokus membenahi kesejahteraan guru honorer yang masih digaji Rp 200.000, namun kerjanya sama dengan yang digaji UMR dan PNS,” imbuhnya.

Tambahnya, Nadiem mengatakan tak serta merta setiap guru honorer yang berada di daerah 3T lantas langsung diangkat menjadi PPPK. Nadiem mengatakan, mereka tetap harus mengikuti tahapan seleksi terlebih dahulu. Program pengangkatan ini pun, kata dia, baru akan dimulai pada 2021.

Baca Juga =  Kurangi Tingkat Pengangguran, Gubernur Arinal Launching Aplikasi SiGajah Lampung

“Pada 2021 merupakan tahun pertama, kita memberikan kesempatan yang adil bagi semua guru honorer untuk bisa menjadi PPPK dengan seleksi yang adil dan transparan,” jelasnya.

Dengan akan dilaksanakan nya program ini Nadiem berharap , dapat menjadi kesempatan bagi para guru honorer di daerah-daerah untuk bisa mengabdi sebagai PPPK.

Masih kata Nadiem, dirinya memaparkan formasi PPPK ini dari daerah. Namun, permasalahannya saat ini masih terdapat kendala di daerah. Itu karena pemerintah daerah atau pemda baru menyiapkan sekitar 200.000 formasi. Padahal, menurut Nadiem, kebutuhannya lebih dari jumlah tersebut.

“Oleh karena itu, kami meminta agar daerah benar-benar menyiapkan berapa kebutuhannya. Kepala sekolah juga perlu mendorong kepala dinasnya, sampaikan berapa kebutuhannya,” katanya.

Baca Juga =  Menart 3 Marinir Gelar Kegiatan Peran Komunikasi Sosial Untuk Menambah Wawasan Generasi Muda

pemerintah juga akan membuka seleksi CPNS pada 2021 Selain rekrutmen PPPK. Beberapa formasi yang akan dibuka antara lain perawat, bidan, dokter umum, dokter spesialis, penyuluh pertanian, penyuluh perairan dan sebagainya(L/Red)

 

Editor: Acong

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.