Kapolri Listyo Sigit Instruksikan Jajarannya Untuk Maksimalkan Penerapan Prokes Pada Masyarakat

  • Bagikan

JAKARTA,RB.CO.ID — Untuk lebih mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19, Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo. M.S.I., menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk memaksimalkan Kampung Tangguh yang dibangun di satuan wilayah.

Instruksi itu merupakan tindak lanjut atas hasil Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali tahap II yang dinilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) kurang maksimal.

Instruksi tersebut tertuang dalam surat yang diterbitkan pada Senin (1/2/2021) melalui surat telegram nomor: ST/183/II/OPS.2./2021. yang ditandatangani Kabaharkam Polri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto. S.H., M.H., selaku Kaopsus Aman Nusa II atas nama Kapolri.

Kapolri juga memerintahkan kepada jajarannya agar berkoordinasi dengan TNI, Pemda dan juga Rumah Sakit setempat untuk menambah kapasitas ruang perawatan isolasi pasien Covid-19.

“Komunikasi, kerja sama, dan kolaborasi dengan Pemda, TNI, pihak rumah sakit, dan stakeholder lainnya untuk menambah kapasitas ruang perawatan dan isolasi pasien COVID-19 serta memprioritaskan perawatan di Rumah Sakit khusus untuk pasien yang sudah menunjukkan gejala berat/kritis dan bagi pasien yang masih menunjukkan gejala ringan dapat melaksanakan isolasi mandiri dengan pengawasan dari Dinas Kesehatan, pihak Rumah Sakit, atau Puskesmas setempat,” kata Kapolri, Selasa (2/2/2021).

Baca Juga =  Peduli Korban Erupsi Gunung Semeru, All Bikers Liwa Galang Dana

Kapolri ingin agar para jajarannya juga membantu dan mendukung pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan mengikut sertakan tokoh agama hingga influancer, serta pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) 5M terus disosialisasikan secara masif.

“Melakukan edukasi dan sosialisasi secara masif agar masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan (Prokes) terutama 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi) serta mendukung pelaksanaan vaksinasi dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, artis/influencer, dan lain-lain agar masyarakat tidak takut, serta mendukung segala upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Berikut instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam Surat Telegram tersebut:

1. Melakukan analisa dan evaluasi (Anev) penanganan pandemi COVID-19 bersama Forkompinda, khususnya terkait dengan efektivitas pelaksanaan PPKM yang telah dilakukan dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat serta mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Baca Juga =  Pelatih Persilat Lamteng Bersyukur Mengantarkan Juara pada Kompetisi Bola Suratin

2. Komunikasi, kerja sama, dan kolaborasi dengan Pemda, TNI, pihak rumah sakit, dan stakeholder lainnya untuk menambah kapasitas ruang perawatan dan isolasi pasien COVID-19 serta memprioritaskan perawatan di rumah sakit khusus untuk pasien yang sudah menunjukkan gejala berat/kritis dan bagi pasien yang masih menunjukkan gejala ringan dapat melaksanakan isolasi mandiri dengan pengawasan dari Dinas Kesehatan, pihak rumah sakit, atau Puskesmas setempat.

3. Melakukan edukasi dan sosialisasi secara masif agar masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan (Prokes) terutama 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi) serta mendukung pelaksanaan vaksinasi dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, artis/influencer, dan lain-lain agar masyarakat tidak takut, serta mendukung segala upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Baca Juga =  Pelantikan Kades, Polres Toba Turunkan 50 Orang Personil

4. Melakukan pembinaan untuk membangun Kampung Tangguh Nusantara di wilayah masing-masing sehingga dapat berkontribusi secara nyata dalam rangka mencegah penyebaran dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

5. Meningkatkan kerja sama dengan Pemda (Satpol PP), TNI, dan stakeholder lainnya khususnya dalam pelaksanaan Operasi Yustisi Penerapan Protokol Kesehatan secara tegas dan terukur serta tepat sasaran.

6. Pelajari, pedomani, dan implementasikan di lapangan semua Surat Telegram Kapolri terkait penanganan COVID-19 dan penerapannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta kearifan lokal di wilayah masing-masing.(L/Red)

 

 

Editor : Ario D Sanjaya

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.