Harga Singkong Murah Pabrik TWBP Kalicinta kabupaten Lampura di Demo

  • Bagikan

 

Lampung Utara,RB.CO.ID-– Harga singkong anjlok,potongan dinilai terlalu tinggi,para petani singkong kabupaten Lampung Utara gelar aksi demo di Perseroan Terbuka Teguh Wibawa Bhakti Persada (PT.TWBP) desa Kalicinta kabupaten Lampung Utara.

Para petani menuntut dalam unjuk rasanya, agar pemerintah mendorong pihak perusahaan dapat memberikan harga singkong yang wajar. Rabu (21/10/2020).

Pada aksi itu, massa meminta seluruh pabrik Singkong di Lampung Utara untuk menaikkan harga dari sebelumnya sebesar Rp 800 menjadi Rp 1000 sampai Rp 1.400 perkilogram dengan potongan di bawah 14%.

Baca Juga =  TTCE Tubaba 2020 Pamerkan Makanan Tradisional Dan Modern Serta Klasik Khas Lampung

Sementara terlihat di lokasi unjuk rasa yang di gelar di pabrik TWBP desa Kalicinta, turut di amankan oleh satuan Polres Lampung Utara yang di Pimpin Langsung oleh Bambang Yudomartono sebagai Kapolres.

Turut hadir Ketua DPRD Romli, A.Md. Ia menyatakan sikap dukungannya terhadap masyarakat petani untuk mendapatkan perhadian dan solusi dari pihak perusahaan.

Terlihat Kadis Perdagangan, Hendri, S,H, MM dan kadis Pertanian, Sopiyan juga hadir menemui Massa. Terjadi negosiasi yang alot, bersama Perwakilan PT.TWBP.

Baca Juga =  Anggota DPR RI Hanan Rojak Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI

Terjadi penandatanganan kesepakatan antara para petani singkong dan pemerintahan serta pihak perusahaan, untuk mendapatkan kepastian dibeberapa hari kedepan,massa mulai membubarkan aksi.

Dilokasi aksi, Ketua lembaga Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (BAPAN) DPC kabupaten Lampung Utara Kausar. Turut hadir dan memberi tanggapan. Ia berharap kebijakan perusaan yang kurang memihak kepada petani singkong untuk segera di perbaiki.

“Saya berharap Untuk kedepan harga singkong bisa di samakan dengan harga dipabrik singkong lainnya di luar kabupaten Lampung Utara,” Tegas Kausar.(L/Ali)

Baca Juga =  Tingkatkan Kesadaran Pajak, BPPRD Tubaba Optimis Target PAD TA. 2022 Capai 100 persen

 

Editor:Acong

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.