Anggota Komisi III DPRD Tanjabbar Pertanyakan Indikasi Adanya Pengaturan Proyek APBD-P 2020 Saat Rapat Paripurna

  • Bagikan

Anggota Komisi III DPRD Tanjabbar Pertanyakan Indikasi Adanya Pengaturan Proyek APBD-P 2020 Saat Rapat Paripurna

Tanjabbarat, Rumahberita.co.id – Dalam rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD pada Senin (16/11/20) Dewan pertanyakan indikasi adanya pengaturan proyek dari sumber dana APBD 2020.

Pasalnya, hingga saat ini sebagian besar proyek dari alokasi dana APBD perubahan tahun 2020 belum berjalan. Merebak kabar jika program tahunan ini diatur dan dikondisikan oleh oknum tertentu.

Hal itu dikatakan Sufrayogi Saiful dalam rapat paripurna. Hingga saat ini belum ada program dari sumber dana APBD perubahan yang dilaksanakan, sementara wilayah kita sedang menghadapi musim air pasang besar dan curah hujan yang tinggi

Baca Juga =  Bupati Tanjabbar Tandatangani MoU Kerjasama Dengan UIN Sultan Thaha Jambi

” saat ini belum ada program dari sumber dana APBD perubahan yang dilaksanakan, sementara wilayah kita sedang menghadapi musim air pasang besar dan curah hujan yang tinggi, ” Ujar Yogi.

Lebih lanjut, apa penyebab molornya pekerjaan fisik yang bersumber dari alokasi dana APBD perubahan. Dengan molornya pekerjaan tentunya akan berdampak pada mutu dan kualitas pekerjaan.

” Isu yang berkembang di ruang pablik, bahwa molornya pekerjaan fisik dari APBD perubahan ini disebabkan adanya oknum yang mengatur proyek, ” ujar politisi muda Golkar ini.

Baca Juga =  Hadapi Pemilu 2024, PKB Tanjabbar  Benahi Struktur Partai Sampai Ranting

Menyikapi pertanyaan dewan Bupati Tanjab Barat, Safrial MS meminta penegak hukum untuk menangkap oknum yang di sebut sebut sebagai pengatur proyek.

” Kita minta penegak hukum untuk menangkap oknum itu, jika benar seperti yang disebut, tidak ada yang kebal hukum di negeri ini, ” tegas Bupati. (Den RB/*).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.